Bondowoso – SMK Negeri 2 Bondowoso (SMKN 2 Bondowoso) terus menunjukkan komitmennya dalam mencetak lulusan yang siap kerja dan kompeten di bidangnya. Langkah terbaru diambil dengan melakukan penandatanganan Nota Kesepahaman (Memorandum of Understanding atau MoU) bersama Yello Hotels Jemursari Surabaya. Kerja sama ini bertujuan untuk memperkuat sinergi antara dunia pendidikan vokasi dengan dunia usaha dan dunia industri (DUDI).

Bapak Sofyan Sauri, Kepala SMKN 2 Bondowoso menyatakan bahwa, kerja sama ini merupakan perwujudan dari program Link and Match yang dicanangkan oleh Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi. Melalui kolaborasi ini, diharapkan kurikulum yang diajarkan di sekolah dapat selaras dengan kebutuhan nyata di industri perhotelan modern.
“Kami tidak hanya ingin siswa menguasai teori, tetapi juga memiliki mentalitas dan keterampilan teknis yang sesuai dengan standar hotel berbintang seperti Yellow Hotel,” ujar pihak sekolah dalam sambutannya.
Poin-poin utama dalam kesepakatan ini mencakup beberapa aspek strategis bagi siswa dan guru, di antaranya: Praktik Kerja Lapangan (PKL). Siswa SMKN 2 akan mendapatkan prioritas dan akses untuk melaksanakan magang di Yellow Hotel guna merasakan langsung atmosfer kerja profesional. Guru Tamu (Guest Teacher): Praktisi dari Yellow Hotel akan hadir secara berkala ke sekolah untuk memberikan materi mengenai tren terbaru di industri perhotelan, pelayanan pelanggan, hingga manajemen operasional. Penyelarasan Kurikulum: Pihak hotel akan memberikan masukan agar materi pembelajaran di sekolah tetap relevan dengan standar pelayanan industri terkini. Kunjungan Industri: Siswa dan guru dapat melakukan observasi langsung terhadap fasilitas dan sistem kerja di Yellow Hotel. Rekrutmen Lulusan: Adanya jalur komunikasi khusus bagi lulusan terbaik SMKN 2 untuk berpeluang meniti karier di jaringan hotel tersebut.

Gabriella Putri, Human Resources (HRD) Yello Hotels Jemursari Surabaya menyambut baik inisiatif ini. Menurut mereka, industri memiliki tanggung jawab moral untuk membantu mengembangkan bakat-bakat muda di daerah. Dengan adanya MoU ini, hotel mendapatkan akses terhadap calon tenaga kerja yang sudah memiliki dasar kompetensi yang baik, sementara sekolah mendapatkan platform nyata untuk menguji kemampuan siswanya.
Hal tersebut ditandaskan oleh Waka Humasy SMKN 2 Bondowoso Miftahussurur, Kerja sama ini diharapkan dapat menjadi contoh bagi sekolah-sekolah kejuruan lainnya untuk terus aktif “menjemput bola” dalam membangun jejaring dengan mitra industri, demi menekan angka pengangguran lulusan SMK dan meningkatkan kualitas SDM lokal. Pungkasnya Ketika ditemui di ruang kerja (16/4/2026).





