SMK Negeri 2 Bondowoso Borong Prestasi di GO’S 2026, Kepala Sekolah Ungkap Rasa Bangga

Bondowoso – Suasana penuh kebahagiaan menyelimuti keluarga besar SMK Negeri 2 Bondowoso setelah tim sekolah berhasil menorehkan prestasi gemilang dalam ajang Gebyar Olahraga Siswa (GO’S) 2026. Kegiatan ini diselenggarakan oleh MGMP PJOK SMK se-Kabupaten Bondowoso dan diikuti oleh berbagai sekolah menengah kejuruan dengan semangat sportivitas tinggi.

Kepala SMK Negeri 2 Bondowoso, Sofyan Sauri, S.Pd., M.Pd., mengungkapkan rasa syukur dan kebanggaannya atas capaian luar biasa para siswa. Ia menyebut keberhasilan ini sebagai buah dari kerja keras, disiplin, serta semangat juang para peserta didik dan pembina.

“Ini adalah hasil dari latihan yang konsisten dan dedikasi tinggi dari seluruh tim. Kami sangat bangga karena siswa-siswi mampu menunjukkan kemampuan terbaiknya sekaligus menjaga nama baik sekolah,” ujar beliau dengan penuh sukacita.

Dalam ajang GO’S 2026, SMK Negeri 2 Bondowoso berhasil memborong sejumlah trofi dari berbagai cabang lomba, di antaranya:

Juara 1 Pancalomba Putri
Juara 3 Pancalomba Putra
Juara 3 Bola Voli Putri
Juara Harapan 1 Seni Pencak Silat Putri

Prestasi ini menjadi bukti bahwa SMK Negeri 2 Bondowoso tidak hanya unggul dalam bidang akademik, tetapi juga mampu bersaing di bidang olahraga dan seni.

Lebih lanjut, Kepala Sekolah berharap keberhasilan ini dapat menjadi motivasi bagi seluruh siswa untuk terus berprestasi di berbagai bidang. Ia juga menyampaikan apresiasi kepada para guru pembina dan semua pihak yang telah mendukung perjalanan tim hingga meraih hasil membanggakan.

Ajang GO’S 2026 sendiri menjadi wadah penting dalam mengembangkan potensi siswa sekaligus mempererat tali persaudaraan antar sekolah. Keberhasilan SMK Negeri 2 Bondowoso di ajang ini diharapkan dapat terus berlanjut di kompetisi-kompetisi berikutnya.

Semangat Kartini Menggema di SMKN 2 Bondowoso, Inspirasi Emansipasi dan Pendidikan untuk Generasi Muda

Bondowoso, 21 April 2026 – Peringatan Hari Kartini di SMKN 2 Bondowoso berlangsung khidmat dan penuh makna pada Selasa (21/4). Kegiatan ini menjadi momentum penting untuk menumbuhkan kembali semangat perjuangan Raden Ajeng Kartini dalam dunia pendidikan.

Acara diawali dengan sambutan dari Kepala SMKN 2 Bondowoso, Bapak Sofyan Sauri, S.Pd., M.Pd. Dalam pidatonya, beliau menegaskan bahwa semangat Kartini tidak hanya sebatas perayaan seremonial atau penggunaan pakaian adat, melainkan lebih dalam sebagai simbol emansipasi pemikiran dan keberanian untuk maju.

“Semangat Kartini adalah tentang bagaimana kita berani berpikir maju dan menjadikan ilmu pengetahuan sebagai kunci menuju kemerdekaan yang sesungguhnya,” ujarnya di hadapan para guru dan siswa.

Beliau juga mengajak seluruh tenaga pendidik untuk menjadikan peringatan ini sebagai refleksi dalam menjalankan peran sebagai pembimbing generasi bangsa. Para guru diharapkan terus menjadi pelita yang menerangi jalan siswa dalam meraih cita-cita, tanpa memandang latar belakang mereka.

Sementara itu, kepada para siswa, disampaikan pesan agar meneladani kegigihan Kartini dalam menuntut ilmu. Semangat pantang menyerah dan tekad kuat diyakini mampu membawa mereka melewati berbagai tantangan menuju masa depan yang lebih cerah.

Pesan inspiratif “Habis Gelap Terbitlah Terang” turut menjadi pengingat bahwa setiap kesulitan yang dihadapi hari ini merupakan langkah menuju kesuksesan di masa mendatang.

Seluruh rangkaian kegiatan peringatan Hari Kartini di SMKN 2 Bondowoso berjalan dengan lancar dan penuh antusiasme. Semangat juang Kartini diharapkan terus hidup dalam setiap langkah civitas sekolah dalam mencerdaskan kehidupan bangsa.

Lanjutkan Tradisi Juara, Guru SMKN 2 Bondowoso Kembali Bersinar di Top 50 Inovasi Pendidikan EJIES 2026

BONDOWOSO, Senin 20 Mei 2026 – Dunia pendidikan di Kabupaten Bondowoso kembali menorehkan prestasi membanggakan di tingkat Provinsi. Ibu Vita Pratiana, S.Pd., Gr., guru berbakat dari SMK Negeri 2 Bondowoso, secara resmi dinyatakan berhasil mewakili sekolah dan Cabang Dinas (Cabdin) Wilayah Bondowoso dan Situbonso dalam jajaran 50 Besar pada ajang bergengsi East Java Innovative Education Summit (EJIES 2026).

Prestasi ini diraih setelah melalui proses seleksi yang ketat, bersaing dengan ribuan peserta lainnya dari berbagai Kabupaten/Kota Provinsi Jawa Timur. Vita sapaan akrab Vita Pratiana, S.Pd., Gr berhasil memukau para dewan juri melalui karya inovasi yang berjudul Manajemen Pengelolaan Limbah Bengkel Busana Berbasis Konsep R3 (Reduce, reuse, recycle) di SMKN 2 Bondowoso yang dinilai memiliki bobot kreativitas dan orisinalitas tinggi.
Kepala SMKN 2 Bondowoso, Bapak Sofyan Sauri, S.Pd, M.Pd., menyampaikan rasa bangga dan apresiasi yang setinggi-tingginya atas capaian ini. “Keberhasilan Vita masuk dalam Top 50 EJIES 2026 adalah bukti bahwa guru SMK, khususnya dari Bondowoso, memiliki daya saing yang luar biasa. Ini kebanggaan dunia Pendidikan di wilayah Cabang Dinas Bondowoso, khususnya SMKN 2 Bondowoso. Dan yang paling membanggakan dalam perhelatan Ejies ini peserta dari SMKN 2 Bondowoso selalu lolos 50 besar. Tahun 2025 ibu Mayang Ayu Septianingrum, S.Pd lolos di 3 besar.
Ajang EJIES merupakan platform yang fokus pada pengembangan inovasi dan sains. Masuknya Vita dalam jajaran 50 besar memberikan kesempatan besar bagi karya guru untuk selalu berkarya dan selalu mengupgrade dan mengadaptasi tuntutan zaman yang nantinya diterapkan dan diajarkan kepada murid-murid.
“Saya sangat bersyukur atas dukungan dari teman-teman guru khususnya Kepala sekolah SMKN 2 Bondowoso, dan tentunya orang tua serta suami tercinta. Masuk ke 50 besar adalah tantangan sekaligus motivasi bagi saya untuk terus memberikan yang terbaik di tahap selanjutnya,” kata Vita saat ditemui di lingkungan sekolah.
Saat ini, Vita tengah mempersiapkan diri untuk melaju ke babak berikutnya. Pihak sekolah berharap prestasi ini dapat menginspirasi guru-guru lainnya di SMKN 2 Bondowoso dan seluruh Provinsi Jawa Timur untuk berani bermimpi dan berinovasi di kancah regional, Nasional ataupun Internasional.
SMK Negeri 2 Bondowoso adalah lembaga pendidikan kejuruan unggulan yang berdedikasi untuk mencetak lulusan yang kompeten, berkarakter, dan siap bersaing di dunia kerja maupun kewirausahaan, serta aktif dalam berbagai kompetisi inovasi tingkat nasional dan internasional.

Perkuat Jaringan, SMKN 2 Bondowoso Jalin Kerja Sama dengan Yello Hotels Jemursari Surabaya

Bondowoso – SMK Negeri 2 Bondowoso (SMKN 2 Bondowoso) terus menunjukkan komitmennya dalam mencetak lulusan yang siap kerja dan kompeten di bidangnya. Langkah terbaru diambil dengan melakukan penandatanganan Nota Kesepahaman (Memorandum of Understanding atau MoU) bersama Yello Hotels Jemursari Surabaya. Kerja sama ini bertujuan untuk memperkuat sinergi antara dunia pendidikan vokasi dengan dunia usaha dan dunia industri (DUDI).


Bapak Sofyan Sauri, Kepala SMKN 2 Bondowoso menyatakan bahwa, kerja sama ini merupakan perwujudan dari program Link and Match yang dicanangkan oleh Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi. Melalui kolaborasi ini, diharapkan kurikulum yang diajarkan di sekolah dapat selaras dengan kebutuhan nyata di industri perhotelan modern.
“Kami tidak hanya ingin siswa menguasai teori, tetapi juga memiliki mentalitas dan keterampilan teknis yang sesuai dengan standar hotel berbintang seperti Yellow Hotel,” ujar pihak sekolah dalam sambutannya.
Poin-poin utama dalam kesepakatan ini mencakup beberapa aspek strategis bagi siswa dan guru, di antaranya: Praktik Kerja Lapangan (PKL). Siswa SMKN 2 akan mendapatkan prioritas dan akses untuk melaksanakan magang di Yellow Hotel guna merasakan langsung atmosfer kerja profesional. Guru Tamu (Guest Teacher): Praktisi dari Yellow Hotel akan hadir secara berkala ke sekolah untuk memberikan materi mengenai tren terbaru di industri perhotelan, pelayanan pelanggan, hingga manajemen operasional. Penyelarasan Kurikulum: Pihak hotel akan memberikan masukan agar materi pembelajaran di sekolah tetap relevan dengan standar pelayanan industri terkini. Kunjungan Industri: Siswa dan guru dapat melakukan observasi langsung terhadap fasilitas dan sistem kerja di Yellow Hotel. Rekrutmen Lulusan: Adanya jalur komunikasi khusus bagi lulusan terbaik SMKN 2 untuk berpeluang meniti karier di jaringan hotel tersebut.


Gabriella Putri, Human Resources (HRD) Yello Hotels Jemursari Surabaya menyambut baik inisiatif ini. Menurut mereka, industri memiliki tanggung jawab moral untuk membantu mengembangkan bakat-bakat muda di daerah. Dengan adanya MoU ini, hotel mendapatkan akses terhadap calon tenaga kerja yang sudah memiliki dasar kompetensi yang baik, sementara sekolah mendapatkan platform nyata untuk menguji kemampuan siswanya.
Hal tersebut ditandaskan oleh Waka Humasy SMKN 2 Bondowoso Miftahussurur, Kerja sama ini diharapkan dapat menjadi contoh bagi sekolah-sekolah kejuruan lainnya untuk terus aktif “menjemput bola” dalam membangun jejaring dengan mitra industri, demi menekan angka pengangguran lulusan SMK dan meningkatkan kualitas SDM lokal. Pungkasnya Ketika ditemui di ruang kerja (16/4/2026).

Open House SMKN 2 Bondowoso 2026: Generasi Unggul untuk Industri Kreatif dan Jasa

BONDOWOSO – Di tengah ketatnya persaingan global dan tingginya ekspektasi masyarakat terhadap kualitas lulusan pendidikan vokasi, SMK Negeri 2 Bondowoso menggelar Open House 2026. Kegiatan ini ditujukan khusus bagi siswa SMP, MTs Negeri maupun swasta, serta sekolah sederajat di wilayah Bondowoso dan sekitarnya.


Bapak Sofyan Sauri, Kepala SMKN 2 Bondowoso menegaskan bahwa, Open House tahun ini bukan sekadar ajang promosi sekolah, melainkan jembatan untuk menunjukkan bagaimana kurikulum sekolah telah diselaraskan dengan kebutuhan industri modern. Sebagai sekolah Pusat Keunggulan (Center of Excellence), SMKN 2 fokus pada pembentukan karakter profesional dan keterampilan teknis yang mumpuni.


Para peserta Open House diajak untuk melihat langsung fasilitas Teaching Factory (TEFA) dan praktik di empat jurusan unggulan: Perhotelan: Menampilkan simulasi pelayanan tamu standar internasional dan manajemen operasional hotel. Kuliner (Tata Boga): Demonstrasi pengolahan makanan kekinian dan manajemen bisnis kuliner. Kecantikan & Terapi Kulit/Rambut: Menampilkan teknologi kecantikan terbaru dan pembuatan produk kecantikan alami. Busana (Fashion Technology): Pameran karya busana hasil inovasi siswa yang telah diakui di panggung tingkat provinsi. Ujar Ibu Dyah selaku ketua Panitia Open Haouse SMKN 2 Bondowoso 2026.


Selain itu Ibu Henis selaku Ketua LSP-P1 juga menambahkan Keunggulan yang Ditawarkan Sertifikasi LSP-P1: Lulusan dibekali sertifikat kompetensi yang diakui secara nasional. Program Entrepreneur: Melatih siswa untuk mandiri melalui penguatan jiwa wirausaha sejak dini. Link and Match Industri: Kerja sama erat dengan berbagai perusahaan besar untuk memastikan keterserapan lulusan di dunia kerja.

Sukses Digelar, Rangkaian PSAJ 2026 SMK Negeri 2 Bondowoso Berjalan Tertib dan Lancar

Alhamdulillah, puji syukur tiada terhingga, serangkaian kegiatan PSAJ  telah berhasil dilaksanakan dengan tertib dan lancar. Penilaian Sumatif Akhir Jenjang (PSAJ) di SMK Negeri 2 Bondowoso resmi dilaksanakan mulai tanggal 6 hingga 15 April 2026. Kegiatan ini merupakan bagian penting dalam proses evaluasi akhir bagi peserta didik kelas akhir sebagai tolok ukur pencapaian kompetensi selama menempuh pendidikan di sekolah kejuruan.

Pelaksanaan PSAJ tahun ini mengusung beragam bentuk penilaian yang dirancang untuk mengukur kemampuan siswa secara komprehensif. Tidak hanya terbatas pada tes tulis, peserta didik juga mengikuti tes lisan yang bertujuan mengasah kemampuan komunikasi serta pemahaman materi secara langsung. Selain itu, penilaian juga dilakukan melalui proyek atau penugasan yang mendorong kreativitas dan kemandirian siswa dalam menyelesaikan suatu permasalahan sesuai bidang keahlian masing-masing.

Komponen penting lainnya dalam PSAJ adalah praktik kerja, di mana siswa diuji keterampilannya secara langsung sesuai dengan kompetensi kejuruan yang telah dipelajari. Melalui penilaian praktik ini, sekolah dapat memastikan kesiapan siswa dalam menghadapi dunia kerja.

Tidak kalah penting, kegiatan Seminar Laporan Hasil Praktik Kerja Lapangan (PKL) juga menjadi bagian dari rangkaian PSAJ. Dalam seminar ini, siswa mempresentasikan pengalaman serta hasil pembelajaran yang diperoleh selama menjalani praktik di dunia industri. Kegiatan ini sekaligus melatih kemampuan presentasi, analisis, serta tanggung jawab akademik siswa.

Pelaksanaan PSAJ berlangsung dengan tertib dan lancar berkat dukungan semua pihak, baik guru, siswa, maupun tenaga kependidikan. Diharapkan melalui pelaksanaan PSAJ yang beragam dan menyeluruh ini, lulusan SMK Negeri 2 Bondowoso memiliki kompetensi yang unggul, siap bersaing di dunia kerja, serta mampu melanjutkan ke jenjang pendidikan yang lebih tinggi. Dengan berakhirnya PSAJ pada 15 April 2026, diharapkan seluruh peserta didik dapat memperoleh hasil terbaik sebagai buah dari kerja keras mereka selama menempuh pendidikan.

SMKN 2 Bondowoso Kirim Wakil Terbaik ke LKS Jatim 2026, Siap Unjuk Kreativitas di Bidang Fashion Technology

Bondowoso, 6 April 2026 – SMKN 2 Bondowoso secara resmi memberangkatkan perwakilannya untuk mengikuti ajang Lomba Kompetensi Siswa (LKS) Provinsi Jawa Timur Tahun 2026 pada bidang Fashion Technology yang diselenggarakan di Surabaya, Senin (06/04/2026).

Sekolah tersebut diwakili oleh Ananda Maulidia Dwi Rahma, siswa kelas XII Konsentrasi Keahlian Desain dan Produksi Busana. Dalam kompetisi bergengsi tingkat provinsi ini, Ananda didampingi oleh pembimbingnya, Ibu Kanti Lestari, S.Pd, yang merupakan guru mata pelajaran produktif di bidang Desain dan Produksi Busana.

Kegiatan pemberangkatan berlangsung dengan penuh semangat dan dukungan dari pihak sekolah. Turut hadir dalam kesempatan tersebut Kepala SMKN 2 Bondowoso, Bapak Sofyan Sauri, S.Pd., M.Pd, yang memberikan sambutan sekaligus motivasi kepada peserta.

Dalam sambutannya, beliau menyampaikan bahwa Lomba Kompetensi Siswa (LKS) tidak hanya menjadi ajang kompetisi, tetapi juga sarana untuk memotivasi dan menginspirasi seluruh insan pendidikan kejuruan. Selain itu, LKS juga menjadi momentum penting untuk memahami perkembangan kebutuhan kompetensi di era digitalisasi dan otomasi.

“Lulusan sekolah kejuruan harus memiliki kemampuan dasar yang kuat, baik hardskill maupun softskill. Kemampuan tersebut meliputi komunikasi, berpikir kritis, pemecahan masalah, serta kemampuan bekerja sama secara efektif. Selain itu, juga harus memiliki karakter tangguh, mandiri, kreatif, dan berjiwa wirausaha,” ujar beliau.

Pihak sekolah berharap Ananda Maulidia Dwi Rahma dapat memberikan hasil terbaik dan membawa nama harum SMKN 2 Bondowoso di tingkat provinsi. Dukungan dan doa dari seluruh keluarga besar sekolah turut mengiringi langkah peserta dalam kompetisi tersebut.

Ajang LKS Provinsi Jawa Timur sendiri merupakan kegiatan tahunan yang mempertemukan siswa-siswi terbaik dari SMK se-Jawa Timur untuk berkompetisi sesuai bidang keahlian masing-masing.

Dengan persiapan yang matang dan semangat yang tinggi, diharapkan LKS tahun 2026 ini dapat berjalan dengan lancar dan sukses, serta memberikan pengalaman berharga bagi seluruh peserta.