Membanggakan! Anindya Dwi Risqika Dinobatkan Sebagai Jebing Duta Lingkungan Bondowoso 2025

BONDOWOSO – Prestasi gemilang kembali ditorehkan oleh SMK Negeri 2 Bondowoso. Kali ini, sorotan tertuju pada Anindya Dwi Risqika, siswi berbakat dari jurusan Tata Kecantikan Kulit dan Rambut, yang sukses menyabet gelar bergengsi Jebing Duta Lingkungan Bondowoso 2025 dalam ajang Grand Final Pemilihan Kacong Jebing Bondowoso 2025.

Gambar. Apresiasi dari Sekolah untuk Prestasi Anindya

Penobatan ini berlangsung meriah pada tanggal 30 November 2025 lalu, dalam sebuah acara puncak yang diselenggarakan oleh Dinas Pariwisata, Kebudayaan, Pemuda, dan Olahraga (Disparbudpora) Kabupaten Bondowoso. Ajang ini menjadi panggung bagi generasi muda Bondowoso untuk menunjukkan kepedulian mereka terhadap lingkungan dan potensi lokal.

Gambar. Anindya Masuk 10 Besar di Grand Final Kacong Jebing Bondowoso 2025

Apresiasi dari Pihak Sekolah

Keberhasilan Anindya disambut dengan rasa bangga luar biasa oleh keluarga besar SMKN 2 Bondowoso. Kepala SMKN 2 Bondowoso menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya atas pencapaian siswinya tersebut.

“Kami sangat bangga atas prestasi yang diraih ananda Anindya. Gelar ini bukan sekadar mahkota, melainkan modal berharga untuk berperan nyata di masyarakat, serta menjadi bekal besar untuk masa depan ananda,” tutur Kepala Sekolah.

Anindya dikenal di lingkungan sekolah sebagai sosok siswi yang cerdas (smart) dan berkepribadian sangat baik. Ia tidak hanya unggul dalam bidang akademik dan soft skills, tetapi juga dikenal peduli serta kooperatif dalam mengikuti setiap pembelajaran. Bakatnya dalam menari dan merias wajah menjadi nilai tambah yang mengantarkannya meraih gelar bergengsi ini.

Bambar. Postingan IG Menunjukkan Bakat Menari “Talent Show” Pemilihan Kacong Jebing Bondowoso

Komitmen Menjaga “Bumi Ki Ronggo”

Selama mengikuti rangkaian kegiatan Kacong Jebing, Anindya mengaku mendapatkan pengalaman yang sangat bermanfaat, terutama dalam memahami pentingnya menjaga alam dan melestarikannya.

“Banyak sekali pelajaran berharga yang saya dapatkan, terutama tentang tanggung jawab kita terhadap lingkungan,” ungkap Anindya.

Ke depan, Anindya telah memiliki rencana konkret. Sebagai Duta Lingkungan yang baru, ia bertekad untuk berpartisipasi aktif dengan melakukan aksi-aksi nyata dalam menjaga Bumi Ki Ronggo (julukan khas Bondowoso) agar tetap asri dan lestari.

Prestasi Anindya Dwi Risqika ini menjadi inspirasi bagi seluruh siswa-siswi SMKN 2 Bondowoso, membuktikan bahwa pendidikan kejuruan tidak hanya mencetak tenaga siap kerja, tetapi juga agen perubahan yang peduli terhadap lingkungan dan masyarakat sekitar.

SMKN 2 Bondowoso Tunjukkan Prestasi, Raih Peringkat Membanggakan di 5 Besar Ijen Geopark Corner

BONDOWOSO – SMK Negeri 2 Bondowoso kembali menunjukkan potensinya dalam kancah pelestarian budaya dan promosi pariwisata lokal. Sekolah kejuruan yang berbasis pariwisata dan seni ekonomi kreatif ini sukses besar dengan meraih posisi terhormat, masuk dalam jajaran lima besar terbaik pada ajang Lomba Ijen Geopark Corner tingkat Kabupaten Bondowoso.

Prestasi ini menjadi bukti nyata komitmen sekolah untuk terus all out mendukung kemajuan Pemerintah Daerah Kabupaten Bondowoso dalam memajukan sektor pariwisata, khususnya branding Ijen Geopark.

Lomba yang dihelat oleh Dinas Pariwisata, Kebudayaan, Pemuda dan Olahraga (Disparbudpora) Kabupaten Bondowoso ini memiliki gawe besar. Agenda ini diselenggarakan dalam rangka memperkuat sinergi antara sektor pendidikan dan kebudayaan dalam pengembangan Geopark Ijen, sekaligus menjadi bagian krusial dari upaya mempersiapkan revalidasi Ijen UNESCO Global Geopark (UGGp) Tahun 2026 mendatang.

Gambar. Visitasi Tim Ijen Geopark ke SMK Negeri 2 Bondowoso

Mengusung tema inspiratif, “Geoparkku, Kebanggaanku, Tanggung Jawabku”, penilaian lomba ini berlangsung cukup panjang, dimulai sejak 10 November dan berakhir pada 7 Desember 2025.

Gambar. Duta Ijen Geopark Mempresentasikan Isi Geopark Corner

Peran Sentral SMKN 2 dalam Ajang Geopark Corner

SMKN 2 Bondowoso tidak main-main dalam mempersiapkan diri. Mereka menyulap salah satu koridor sekolah menjadi sebuah “Pojok Geopark” atau Geopark Corner yang kaya akan informasi dan edukasi. Pojok ini didesain apik, berisi ragam karya edukasi tentang geopark, mulai dari peta, poster, foto, miniatur, kerajinan tangan khas lokal, hingga produk-produk unggulan Ijen Geopark, lengkap dengan stand literasi yang interaktif.

Gambar. Tari Singo Ulung, Tari Molong Kopi (Culture site), Biosite dan Geosite menjadi Isi Geopark Corner

Delegasi sekolah diwakili oleh dua Duta Ijen Geopark pilihan, yakni Candra Erza dan Siti Annisa Robbania, keduanya merupakan siswa-siswi berprestasi dari kelas XI Perhotelan yang siap mempromosikan kekayaan alam Bumi Ki Ronggo.

Gambar. Candra Erza (kiri) dan Siti Annisa Robbania (kanan) sebagai Duta Ijen Geopark SMKN 2 Bondowoso

Apresiasi Kepala Sekolah

Menanggapi hasil membanggakan ini, Kepala SMKN 2 Bondowoso, Sofyan Sauri, menyampaikan rasa syukur dan apresiasi setinggi-tingginya.

“Alhamdulillah, hasil ini luar biasa. Saya sampaikan terima kasih banyak atas kerja sama, totalitas, dan loyalitas seluruh Bapak/Ibu Guru dan Tenaga Kependidikan, serta para siswa SMKN 2 Bondowoso,” ujarnya. “Prestasi ini milik bersama, yang mengantarkan Ijen Geopark Corner kita menjadi 5 terbaik di Kabupaten Bondowoso. Ini bukti nyata bahwa sekolah kejuruan siap berkontribusi nyata bagi daerah kita tercinta.”

Keberhasilan ini semakin memacu semangat keluarga besar SMKN 2 Bondowoso untuk terus berinovasi dan menjadi garda terdepan dalam menjaga serta mempromosikan warisan alam dan budaya Ijen Geopark.

Peringatan Hari Guru di SMK Negeri 2 Bondowoso: Dari Aksi Baca Puisi Hingga Bazar Kokurikuler Semester Ganjil

Bondowoso, 25 November 2024 — SMK Negeri 2 Bondowoso memperingati Hari Guru Nasional (HGN) dengan penuh semangat dan antusiasme melalui rangkaian kegiatan bertema “Guru Hebat, Indonesia Kuat”. Tema ini menegaskan peran strategis guru sebagai agen transformasi dalam membentuk generasi cerdas, berkarakter, dan berdaya saing menuju Indonesia Emas 2045. Momentum ini menjadi bentuk apresiasi kepada para pendidik yang telah mengabdikan diri dalam mencetak generasi kompeten dan berkarakter.

Peringatan HGN di SMK Negeri 2 Bondowoso diawali dengan upacara bendera di halaman sekolah yang diikuti seluruh guru, karyawan, dan siswa. Dalam amanatnya, Waka kurikulum SMK Negeri 2 Bondowoso, Mismiati, S.Pd menyampaikan bahwa guru merupakan agen perubahan yang tak pernah berhenti berinovasi. “Bapak Ibu guru telah menunjukkan dedikasi tinggi dalam mengembangkan pembelajaran kreatif dan relevan dengan kebutuhan dunia kerja. Semangat inovasi inilah yang harus terus kita jaga. Guru selain mengajar juga mendidik untuk membentuk karakter yang baik. Karakter yang baik akan memudahkan diterima di dunia kerja/industri” tuturnya.

Aksi Baca Puisi Siswa untuk Guru

Usai upacara, dilanjutkan pembacaan puisi. Beberapa siswa mengungkapkan rasa terimakasihnya kepada guru – guru dengan membacakan puisi yang berjudul “Terimakasih untuk Guruku”. Puisi dibacakan oleh Dela dan Bayu kelas XI Perhotelan.

Bazar Hasil Belajar Siswa: Wujud Nyata Pembelajaran Berbasis Produk dan Jasa

Kegiatan dilanjutkan dengan Bazar Hasil kegiatan kokurikuler semester ganjil, yang menampilkan berbagai produk dan layanan sesuai konsentrasi keahlian masing-masing program. Bazar ini menjadi ajang unjuk kerja sekaligus hasil konkret penerapan pembelajaran berbasis proyek di SMK Negeri 2 Bondowoso.

Di antara produk dan layanan yang ditampilkan adalah:

Perhotelan: Towel art, produk pewangi dan pelicin pakaian, hand sanitizer dan hand wash

Kuliner: Pastri, olahan makanan dari bahan lokal

Tata Kecantikan Kulit dan Rambut: Hiasan kepala, nail art, lulur kopi dan minuman herbal (jamu)

Desain dan Produksi Busana: outer songket, blazer, busana kerja, produk kreatif seperti tas, clemek,dan lena rumah tangga.

Siswa tampak antusias melayani pengunjung bazar yang terdiri dari guru dan siswa. Kegiatan ini tidak hanya menampilkan hasil keterampilan, tetapi juga melatih jiwa kewirausahaan, komunikasi, dan profesionalitas peserta didik.

Apresiasi dan Harapan

Melalui rangkaian kegiatan hari ini, Kepala SMK Negeri 2 Bondowoso, Sofyan Sauri, S.Pd,M.Pd menegaskan komitmennya untuk terus mendorong inovasi di lingkungan sekolah. “Perayaan Hari Guru sekaligus penyelenggaraan bazar pembelajaran menjadi pengingat bahwa kerja sama antara guru dan siswa adalah kunci terciptanya pendidikan vokasi yang unggul”, tuturnya.

Dengan semangat “Inovasi Tiada Henti”, SMK Negeri 2 Bondowoso berharap seluruh warga sekolah dapat terus berkarya, belajar, dan memberikan kontribusi terbaik bagi masa depan pendidikan.

SMKN 2 Bondowoso Siap Menjadi Rujukan Sekolah Aman Pangan

Bondowoso, Smakendanews. SMKN 2 Bondowoso mendapatkan Paket Edukasi Keamanan Pangan dari BPOM Jember. Paket ini berisi media sosialisasi berbentuk poster, kaos dan permainan edukasi ular tangga keamanan pangan.

BPOM Jember menuju SMKN 2 Bondowoso pada Kamis, 13 November 2025 dengan tujuan monitrong dan evaluasi terhadap rencana aksi yang telah dilakukan oleh Kader Keamanan Pangan Sekolah. Adapun kegiatan monev meliputi : 1) Pemantauan kantin sekolah dan kesesuaiannya dengan self assessment yang telah diisi oleh kader, 2) Melihat kelengkapan dan kesesuaian dokumen keamanan pangan sekolah yang telah disusun, 3) Pemantauan progress pelaksanaan rencana aksi kader beserta dokumentasi kegiatan, 4) Laboratorium keliling (pengujian produk pangan jajanan anak sekolah menggunakan uji cepat), 5) Penyerahan paket edukasi kemanan pangan.

Proses pemantauan dilakukan pada seluruh Penyedia Jajanan Anak Sekolah (PJAS) meliputi: kantin, Bisnis Center dan outlet Jasmine. Petugas memantau proses menyediakan jajanan, keamanan makanan dari cemaran fisika dan biologi. Satu per satu jenis makanan di beli dan dijadikan sampel uji cepat. Uji dilakukan selama 40 menit dengan hasil negatif dari bahan berbahaya.

Hasil uji ini melegakan seluruh warga sekolah atas jajanan yang dikonsumsi setiap harinya. Jajanan dinyatakan bebas formalin, borak, rhodamin b dan metanyl yellow. Salah satu kader keamanan pangan, Iin Ernawati menyampaikan kepada petugas: “Memang sekolah sudah lebih dari 5 tahun terakhir sudah memperhatikan jajanan siswa. Jajanan yang kiranya berbahaya tidak boleh di jual di sekolah. Penjual jajanan di luar gerbang sekolah juga kami hindari”. Ujarnya.

Dari hasil pemantauan dan pengujian Kepala SMKN 2 Bondowos, Sofyan Sauri, S.Pd.,M.Pd menyampaikan pesan optimisnya, “Kami siap menjadi sekolah rujukan dan menciptakan Kader Keamanan Pangan yang mantab! Karena keamanan pangan itu tugas bersama. Biar murid-murid tahu, jajanan yang enak itu harus aman dulu. Jajanan sekolah aman, generasi emas…jadi sehat”. Ujarnya.

Selain menjalankan program dari bimtek, sekolah juga membuat inovasi yaitu pembentukan Si-PEKA Smakanda. Si-PEKA adalah akronim dari Siswa Penggerak Keamanan Pangan SMKN 2 Bondowoso. Si-PEKA adalah sekelompok siswa yang bergerak karena peduli akan keamanan pangan di sekolah. Si-PEKA merupakan inisiatif dari Iin Ernawati, M.Pd, salah satu Kader Keamanan Pangan Sekolah. Si-PEKA telah dilatih tentang keamanan pangan. Program yang sudah dijalankan Si-PEKA terkait keamanan pangan adalah: 1) Sosialisasi sesama teman, 2) Suarakan lewat media sosial, 3) Pemantauan jajanan sekolah dan 4) Menjadi contoh pelajar lain untuk memilih jajanan yang aman.

Kepala SMKN 2 Bondowoso sangat mengapresiasi atas kinerja Si-PEKA Smakenda yang membantu mewujudkan keamanan pangan di sekolah. “Kami menyambut dengan antusias dan memberikan dukungan penuh atas inisiatif hebat terbentuknya Si-PEKA Smakenda (Siswa Penggerak Keamanan Pangan SMKN 2 Bondowoso) Teruslah Bergerak dan Berikan Inspirasi! Masa depan pangan sekolah yang aman ada di tangan kalian!”. Ujarnya dengan bangga.

SMKN 2 BONDOWOSO MENINGKATKAN RELEVANSI PEMBELAJARAN DENGAN MENGHADIRKAN PRAKTISI ”EMA GRIYA BUSANA”

Bondowoso, Smakendanews. Perkembangan mode fashion di Indonesia terus berkembang seiring zaman yang semakin modern. Kemampuan literasi di bidang fashion perlu digiatkan. Daya kolaborasi dengan Industri, dunia kerja, praktisi dan pelaku usaha perlu dikuatkan. Sebagai SMK unggul, pencetak tenaga terampil di bidang Desain dan Produksi Busana (DPB) kami tidak lah statis. Seiring dinamika dunia fashion yang dnamis, kami terus up date pengetahuan dan keterampilan secara berkelanjutan. Pada tanggal 13-14 November 2025 hadir di hadapan siswa dan guru seorang praktisi di bidang fashion. Kali ini kami menggandeng Owner Ema Griya Busana, Ibu Khusnul Khotimah, untuk merelevansikan pembelajaran di sekolah. Ema Griya Busana adalah Butik yang terkenal di Bondowoso dan beberapa kota di Indonesia. Industri ini memiliki pangsa pasar pecinta batik dan songket. Model busana yang dipasarkan adalah busana wanita seperti blus, outer dan busana kerja.

Kegiatan ini adalah realisasi pelaksanaan program bantuan pemerintah untuk SMK Pusat Keunggulan Pembelajaran Mendalam: PENINGKATAN RELEVANSI PEMBELAJARAN DENGAN MENGHADIRKAN PRAKTISI DUNIA KERJA UNTUK MENGAJAR DI SMK.

Kepala SMKN 2 Bondowoso, Sofyan Sauri, S.Pd., M.Pd meyampaikan dalam sambutannya bahwa sekolah dan industri perlu berkolaborasi dalam pembelajaran di SMK “Penyesuaian cara produksi busana di sekolah kita perlu disesuaikan dengan di industri. Industri punya cara-cara smart untuk mengefektifkan waktu produksi. Jika kita megikuti cara-cara lama, kita akan tertinggal. Melihat perkembangan terus berjalan, kita harus selaraskan pembelajaran sesuai industri. Dengan demikian lulusan kita dapat di terima industri dengan mudah. Karena pembelajaran kita di sekolah sudah relevan”. Tuturnya.

Waka kurikulum SMKN 2 Bondowoso, Ibu Mismiati, S.Pd yang juga turut mendampingi kegiatan ini meyampaikan. “Kegiatan ini memberi wawasan baru pada guru tentang teknik cepat membuat pola hingga menjahit. Keterampilan ini akan direlevansikan dengan pembelajaran praktik di sekolah”. Ujarnya.

Sejumlah 20 peserta, siswa dan guru, mengikuti kegiatan dengan antusian. Mereka mensimulasikan produksi blus bersama Ema Griya Busana. Setiap guru dan siswa menghasilkan 1 produk yang standar produksi seperti di industri. Rencana tindak lanjut kegiatan ini akan dijadwalkan Teaching Factory yang menerapkan standar industri.

Pelaksanaan TKA Menakar Potensi, Menyongsong Prestasi: Pelaksanaan Tes Kemampuan Akademik di SMK Negeri 2 Bondowoso

Bondowoso, SMK Negeri 2 Bondowoso melaksanakan Tes Kemampuan Akademik (TKA) hari pertama, Senin 3 November 2025. Tes Kemampuan Akademik yang diikuti siswa kelas XII sebagai kegiatan pengukuran potensi 3 mata pelajaran wajib (Bahasa Indonesia, Matematika dan Bahasa Inggris) dan 2 mata pelajaran pilihan (untuk SMK adalah Projek Kreatif dan Kewirausahaan (PKK) dan 1 pilihan siswa). TKA sebagai “modal” menyongsong prestasi, menggapai pendidikan lanjutan dengan jalur prestasi,

Hari pertama pelaksanaan TKA berjalan lancar, diikuti seluruh peserta yang berjumlah 53 siswa. Kepala SMK Negeri 2 Bondowoso, Sofyan Sauri, S.Pd, M.Pd memberikan pengarahan kepada peserta TKA untuk mengikuti secara TKA senang dan gembira. “Peserta TKA adalah anak – anak hebat yang siap diukur kemampuannya. Ikuti dengan senang dan bahagia, penuh syukur dan do’a harapan untuk mendapatkan yang terbaik” tuturnya sebelum peserta memasuki ruangan.

Nancy salah satu peserta yang mengikuti TKA memberikan kesan tersendiri setelah mengerjakan soal “Soal – soalnya berkualitas banget, kita perupaya mengerjakan sebaik mungkin, semoga hasilnya juga maksimal” ungkap Nancy.

TKA adalah cara baru pengukuran kemampuan akademik siswa, yang diawasi pengawas dari sekolah lain, secara serentak terpantau kamera dan dipantau juga oleh penyelia dari unsur pengawas sekolah. Hasil TKA akan menghasilkan nilai dengan integritas tinggi dan reliabel. SMK Negeri 2 Bondowoso sangat mendukung kegiatan TKA untuk mendorong siswa menyongsong prestasi meraih kesuksesan.

Galeri Sepekan Penguatan Kompetensi Guru: Dari Refleksi hingga Sarasehan Pembelajaran Mendalam

Pekan ke empat bulan Oktober 2025 menjadi investasi ilmu bagi seluruh guru SMK Negeri 2 Bondowoso. Bagaimana tidak? sepekan penuh seiring dengan kegiatan pembelajaran guru juga mendapatkan kesempatan untuk belajar. Berikut galeri sepekan kegiatan pengembangan kompetensi guru di SMK Negeri 2 Bondowoso:

Refleksi Program Kompetensi Guru

Refleksi pengembangan kompetensi guru bersama Kepala Sekolah Sofyan Sauri, S.Pd., M.Pd dan Pengawas Pembina Ibu Sielfiana, ST., M.Pd pada hari Selasa, 21 Oktober 2025.

Budaya refleksi menjadi salah satu dasar kebijakan kepala sekolah untuk menyusun program kerja yang mendukung visi sekolah. Kepala sekolah telah memberikan ruang dan waktu kepada guru untuk melakukan refleksi bersama. Refleksi kali ini berfokus pada program pengembangan kompetensi guru yang sudah dilakukan. Dengan mendengarkan dan memfasilitasi refleksi, mengetahui kekurangan dan potensi, guru merasa di dengar dan memiliki effort dalam mengembangkan kompetensi selanjutnya.

Sarasehan Pembelajaran Mendalam

Implementasi pembelajaran mendalam selalu menarik untuk dikaji. Praktik baik dan kendala perlu untuk dikupas tuntas hingga guru kaya akan pengalaman dalam penerapannya. Pada Hari Selasa, 21 Oktober 2025 dilaksanakan sarasehan pembelajaran mendalam dengan Narasumber Bapak Kepala Cabang Dinas Pendidikan Wlayah Bondowoso, Drs. Slamet Riyadi, M.Pd dan Ibu Sielfiana, ST., M.Pd selaku pengawas pembina SMKN 2 Bondowoso.

Warna–warni Perayaan, SMKN 2 Bondowoso Ikut Pawai HUT 80 RI dan Harjabo: “Harmoni Budaya Menuju Bondowoso Berkah“

Bondowoso, 20 Agustus 2025 – Warna warni perayaan HUT ke-80 RI dan Hari Jadi Bondowoso (Harjabo) di Kabupaten Bondowoso, disaksikan masyarakat penuh antusias. Salah satu even menarik adalah pawai budaya yang selenggarakan Pemkab. Bondowoso pada Selasa, 19 Agustus 2025, di Alun – alun Ki Ronggo dan Jl. A Yani Bondowoso.

Tim pawai dari SMKN 2 Bondowoso turut memeriahkan dengan penampilan ikoniknya: Tari Singo Ulung, Tari Budaya Bondowoso, Mobil Blue Fire, Pakaian Adat Nusantara, pakaian kerja konsentrasi keahlian hingga kostum karnaval yang spektakuler.

Kepala SMKN 2 Bondowoso, Sofyan Sauri menyampaikan persiapan yang telah dilakukan selama 1 minggu bersama tim. “Kami mempersiapkan pawai ini bersama tim kreatif sekolah. Tim kami adalah guru, tenaga kependidikan dan siswa yang ingin berpartisipasi mengikuti pawai. Al Hasil,… memesona sekali tari-tarian yang disajikan oleh siswa. Sesuai dengan tujuan kami, bahwa kami tidak hanya mengajak masyarakt untuk melihat display pawai saja, namun kami ingin menunjukkan atraksi yang memikat hati penonton“, ujarnya penuh bangga.

Harapan dengan adanya pawai HUT ke-80 RI dan Harjabo yang diikuti sekolah bisa Meningkatkan Kepercayaan Diri Siswa – Dengan tampil di hadapan masyarakat luas, siswa belajar berani, percaya diri, dan bangga menunjukkan identitas sekolah.

Berikut kumpulan foto pawai HUT 80 RI dan Harjabo:

Teladan Inspiratif, Siswa SMKN 2 Bondowoso Berbagi Kesuksesan sebagai Paskibraka

Bondowoso, 19 Agustus 2025 – Rasa bangga dirasakan oleh keluarga besar SMKN 2 Bondowoso atas prestasi 2 siswanya yang sukses menjalankan tugas sebagai anggota Pasukan Pengibar Bendera (Paskibraka) Kabupaten Bondowoso tahun 2025. Kedua siswa tersebut bernama Najwa Syifa dan Muhammad Alif Febrian, siswa kelas XI Perhotelan.

Keduanya telah melalui serangkaian seleksi ketat mulai dari tingkat sekolah, kecamatan, hingga kabupaten, sebelum akhirnya dipercaya untuk menjadi bagian dari tim pengibar bendera pada peringatan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia.

 “Saya melewati sekitar 8 tahap seleksi untuk menjadi apa yang saya impikan ini. Pastinya seleksi tinggi dan berat badan yang ideal, dan juga memiliki pengetahuan tentang wawasan kebangsaan atau dasar-dasar yang berkaitan dengan kewarganegaraan“, ujar mereka.

Najwa salah satu peserta paskibraka putri menyampaikan pengalamannya selama menjalankan tugas. Kesuksesan yang diraih merupakan hasil komitmen diri untuk membanggakan orang tua dan sekolah.

“Menjadi Paskibraka adalah pengalaman yang luar biasa. Saya belajar banyak tentang kedisiplinan, kepemimpinan, kebersamaan, kekeluargaan, berlatih tentang membangun kepercayaan diri, bagaimana caranya bertanggung jawab penuh atas keputusan yang kita ambil, yang paling utama adalah peraturan baris berbaris (PBB) dan masih banyak lagi hal-hal positif yang saya dapat dari mengikuti paskibraka ini,” ungkapnya dengan penuh semangat.

Kepala SMKN 2 Bondowoso, dalam kesempatan terpisah, menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya. “Kami bangga dengan pencapaian ini. Semoga menjadi teladan inspiratif bagi siswa lain untuk terus berprestasi, baik di bidang akademik maupun non-akademik.” Prestasi ini tidak hanya menjadi kebanggaan pribadi bagi siswa yang bersangkutan, tetapi juga menjadi motivasi bagi seluruh warga sekolah untuk terus berjuang, mengasah potensi, dan berkontribusi positif bagi bangsa.

Upacara Hari Ulang Tahun Kemerdekaan ke-80 RI, Kasat Lantas Bondowoso Beri Pesan Penting pada Seluruh Warga SMKN 2 Bondowoso

Bondowoso, 17 Agustus 2025 – SMKN 2 Bondowoso melaksanakan upacara peringatan Hari Ulang Tahun Kemerdekaan ke-80 Republik Indonesia. Upacara diikuti oleh seluruh guru, tenaga adminstrasi, karyawan, siswa kelas X, XI dan XII. Tempat di lapangan upacara Smakenda.

Upacara terlaksana dengan khidmat, tertib dan lancar dengan Pembina upacara Kasat Lantas Bondowoso AKP Achmat Rochan. Kasat Lantas dalam amanatnya menyampaikan pentingnya tertib berlalu lintas, di lingkungan pendidikan “Patuhi tata tertib berkendara, jangan terburu – buru, gunakan helm, cek lampu belakang kendaraan untuk tetap menyala jika malam hari, dan perhatikan jalan utama, jika keluar atau masuk jalan kecil tunggu sampai pandangan bebas kendaraan”, ujarnya.

Upacara ini juga dihadiri oleh kepala SMKN 2 Bondowoso, Sofyan Sauri yang memberikan apresiasi kepada seluruh petugas atas kerja hebatnya menjalankan tugas. Petugas upacara terdiri dari OSIS dan siswa kelas XII Kuliner “Saya sangat bangga dengan kerja hebat seluruh petugas upacara yang menjalankan tugasnya dengan sempurna”, ujarnya.  

Guru dan Tenaga Kependidkan SMKN 2 Bondowoso mengenakan berbagai busana adat daerah Indonesia. Peserta upacara menghayati dan memaknai upacara ini sebagai media untuk meningkatkan persatuan dan kesatuan, menyalakan jiwa patriotisme yang terus membara untuk memajukan pendidikan di Indonesia.