Mandiri Sebelum Lulus! Cara SMK Negeri 2 Bondowoso Cetak Wirausaha Tangguh

BONDOWOSO – SMK Negeri 2 Bondowoso kembali membuktikan komitmennya dalam mencetak generasi mandiri. Tidak hanya menyiapkan lulusan yang siap kerja, SMK Negeri 2 Bondowoso secara konsisten menanamkan mental pengusaha melalui integrasi kewirausahaan di seluruh lini pendidikan, mulai dari intrakurikuler, kokurikuler, hingga ekstrakurikuler.

Puncak dari komitmen tersebut terlihat pada gelaran Bazar Kewirausahaan yang berlangsung meriah pada Jumat, 6 Maret 2026. Acara ini merupakan bagian dari kegiatan kokurikuler yang dirancang untuk mengasah kemampuan bisnis siswa secara langsung.

Pesta Kreativitas: 64 Stand Produk Inovatif

Halaman sekolah disulap menjadi pasar kreativitas dengan berdirinya 64 stand bazar yang dikelola oleh siswa kelas X dan XI. Setiap stand menyajikan berbagai produk unik dan kreatif yang relevan dengan konsentrasi keahlian masing-masing. Jurusan kuliner menghadirkan produk berbahan lokal seperti prol tape, pisang krispi, bolu mix bayam, wortel dan pisang hingga nasi daun jeruk. Jurusan perhotelan mempresentasikan produk souvenir towel art hingga fabric spray. Jurusan busana mengangkat kreativitas kain perca sebagai tas dan hiasan rambut. Jurusan kecantikan mendisplay kuku-kuku cantik siap pakai hingga jamu kesehatan dan kecantikan siap minum.

Beberapa poin utama dari kegiatan ini meliputi:

  • Relevansi Keahlian: Produk yang dijual bukan sekadar barang umum, melainkan hasil pengembangan dari kompetensi keahlian yang dipelajari di kelas.
  • Partisipasi Massal: Melibatkan puluhan kelas untuk berkompetisi secara sehat dalam menarik minat pembeli.
  • Antusiasme Tinggi: Suasana riuh rendah kegembiraan menyelimuti area bazar, mencerminkan semangat siswa dalam mempraktikkan teori bisnis mereka.

Belajar Bisnis Secara Utuh

Melalui bazar ini, para siswa mendapatkan pengalaman belajar yang komprehensif. Mereka tidak hanya berjualan, tetapi menjalani siklus bisnis yang nyata, di antaranya:

  1. Perencanaan: Menyusun konsep produk dan strategi operasional.
  2. Pengelolaan Keuangan: Mengatur modal dan menghitung proyeksi keuntungan.
  3. Promosi & Pemasaran: Memasarkan produk kepada warga sekolah dan tamu undangan.
  4. Penjualan: Melatih kemampuan komunikasi dan pelayanan pelanggan secara langsung.

Keberlanjutan Melalui “Business Day”

Kepuasan siswa tidak berhenti di sini. Sebagai langkah konkret pasca-bazar, SMK Negeri 2 Bondowoso telah menyiapkan program lanjutan bernama “Business Day”. Program ini direncanakan akan menjadi agenda rutin setiap bulan.

Kepala SMK Negeri 2 Bondowoso Sofyan Sauri, S.Pd, M.Pd menyatakan “Kami ingin siswa memiliki mentalitas tangguh. Melalui Business Day bulanan, pengalaman berwirausaha mereka akan terus terasah hingga menjadi karakter yang melekat sebelum mereka lulus,” ujarnya.

Dengan langkah konsisten ini, SMK Negeri 2 Bondowoso optimis dapat terus melahirkan wirausaha muda yang siap bersaing dan menciptakan lapangan kerja baru di masa depan.

Partisipasi SMKN 2 Bondowoso dalam Ajang Bergengsi Expo & Expose SMK Hebat Se-Jatim

SMK Negeri 2 Bondowoo turut menjadi peserta Expo & Expose SMK Hebat Jawa Timur. Pameran terbesar SMK di gelar di Grand city Surabaya pada pada Jumat (3/12/2026). Pameran ini menampilkan karya serta inovasi dari 269 SMK negeri dan swasta se-Jatim. Di antara deretan stan yang memikat, SMK Negeri 2 Bondowoso (Smakenda) tampil membawa produk unggulan.  Smakenda membawa misi khusus sebagai SMK Pariwisata yang mampu bersaing di bidang kuliner.

Salah satu daya tarik utama yang menjadi pusat perhatian di stan SMKN 2 Bondowoso adalah kreasi dari Jurusan Kuliner. Tahun ini, sukses mencuri perhatian pengunjung dengan menghadirkan Aneka Cookies Premium. Hermin Sri Handayani yang turut menyiapkan display pameran. Ketua konsentrasi keahlian kuliner ini menyampaikan produk yang di pamerkan akan laris dan diminati pengunjung.

“Produk ini bukan sekadar camilan biasa, melainkan chookies dengan citarasa legendaris hasil pengembangan produk Teaching Factory (Tefa),” ungkapnya bangga.

Kepala SMK Negeri 2 Bondowoso, Sofyan Sauri hadir pada acara pembukaan Expo & Expose SMK Hebat Jawa Timur 2026. Sofyan Sauri menyatakan bahwa partisipasi dalam expo ini adalah pembuktian nyata atas SMK Negeri 2 Bondowoso sebagai SMK BLUD yang unggul di Jawa Timur.


“Kehadiran kami di Expo SMK Hebat 2026 adalah momentum emas untuk menunjukkan bahwa  produk Tefa kami di kenal dan di akui di Jatim. Bahkan sudah menjadi bingkisan berbagai kegiatan besar, lingkup SMK di provinsi. Khusus untuk Jurusan Kuliner, cookies yang dipamerkan adalah bukti nyata bahwa kurikulum kami sudah selaras dengan standar industri global. Kami tidak hanya mencetak lulusan yang siap kerja, tapi juga wirausahawan muda yang berani berinovasi,” tegas kepala sekolah muda ini penuh bangga.

Kehadiran SMKN 2 Bondowoso dalam ekosistem “SMK Hebat” ini menegaskan posisinya sebagai sekolah pencetak SDM unggul. Expo ini menjadi bukti bahwa SMK di Jawa Timur bukan lagi pilihan kedua, melainkan penggerak utama ekonomi kreatif melalui skema Teaching Factory (TEFA) yang berjalan optimal.

Kokurikuler Entrepreneur Camp untuk Murid Mahir dalam Kreativitas, Komunikasi dan Kemandirian

Suasana penuh semangat dirasakan murid kelas X saat kegiatan kokurikuler dilaksanakan. Hari ini, Jum’at, 6 Februari 2026 kokurikuler pertemuan hari pertama dilaksanakan selama 10JP bertempat di Aula SMKN 2 Bondowoso . Entrepreneur Camp merupakan salah satu tema kokurikuler kelas X di semester genap. Bentuk kokurikuler adalah kolaboratif lintas disiplin ilmu (Bahasa Indonesia, Bahasa Inggris, Matematika, Informatika, Projek IPAS dan Projek Kreatif dan Kewirausahaan). Tema ini dipilih berdasarkan analisis kebutuhan murid untuk memperkuat karakter kreativitas, komunikasi dan kemandirian. Sesuai visi SMKN 2 Bondowoso mandiri dan tangguh. Selaras juga dengan program unggulan sekolah penguatan kompetensi entrepreneur.

Kepala SMKN 2 Bondowoso, Sofyan Sauri, S.Pd., M.Pd meyampaikan dalam sambutannya bahwa kokurikuler ini dirancang secara menyenangkan. Membentuk jiwa wirausaha pada murid. Melatih keterampilan wirausaha murid.

Pesannya, keterampilan ini bermanfaat untuk murid mampu bersaing di masa depan. Harapannya murid mampu mencapai 8 Dimensi Profil Lulusan (DPL) secara bertahap. Ia juga menyampaikan pesan tentang penggunaan media sosial dan game online secara hati – hati.

“Anak – anak harap hati – hati dalam ber media sosial. Jangan share informasi kriminal atau hoax. Game yang mengajak bergabung dengan komunitas negatif, harap dihindari. Manfaatkan media sosial secara bijak. Salah satunya dengan memanfaatkan media sosial untuk menjalankan usaha,” ujarnya.

Pertemuan kali ini tim guru kokurikuler mengenalkan tentang wirausaha hingga perencanaan bisnis melalui Bisnis Model Canvas (BMC). Selanjutnya murid dibentuk kelompok – kelompok wirausaha untuk penugasan berkunjung ke UMKM atau pelaku usaha. Kegiatan yang dirancang 45JP dan akan berlanjut hingga 4 minggu ke depan, setiap hari Jum’at.

Pertemuan selanjutnya adalah pembuatan prototype, desain jasa/produk, proses produksi, promosi dan pemasaran. Rencana di akhir projek setiap kelompok akan diminta presentasi hasil projeknya dengan teknik komunikasi yang efektif dan menarik.

Membanggakan! Anindya Dwi Risqika Dinobatkan Sebagai Jebing Duta Lingkungan Bondowoso 2025

BONDOWOSO – Prestasi gemilang kembali ditorehkan oleh SMK Negeri 2 Bondowoso. Kali ini, sorotan tertuju pada Anindya Dwi Risqika, siswi berbakat dari jurusan Tata Kecantikan Kulit dan Rambut, yang sukses menyabet gelar bergengsi Jebing Duta Lingkungan Bondowoso 2025 dalam ajang Grand Final Pemilihan Kacong Jebing Bondowoso 2025.

Gambar. Apresiasi dari Sekolah untuk Prestasi Anindya

Penobatan ini berlangsung meriah pada tanggal 30 November 2025 lalu, dalam sebuah acara puncak yang diselenggarakan oleh Dinas Pariwisata, Kebudayaan, Pemuda, dan Olahraga (Disparbudpora) Kabupaten Bondowoso. Ajang ini menjadi panggung bagi generasi muda Bondowoso untuk menunjukkan kepedulian mereka terhadap lingkungan dan potensi lokal.

Gambar. Anindya Masuk 10 Besar di Grand Final Kacong Jebing Bondowoso 2025

Apresiasi dari Pihak Sekolah

Keberhasilan Anindya disambut dengan rasa bangga luar biasa oleh keluarga besar SMKN 2 Bondowoso. Kepala SMKN 2 Bondowoso menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya atas pencapaian siswinya tersebut.

“Kami sangat bangga atas prestasi yang diraih ananda Anindya. Gelar ini bukan sekadar mahkota, melainkan modal berharga untuk berperan nyata di masyarakat, serta menjadi bekal besar untuk masa depan ananda,” tutur Kepala Sekolah.

Anindya dikenal di lingkungan sekolah sebagai sosok siswi yang cerdas (smart) dan berkepribadian sangat baik. Ia tidak hanya unggul dalam bidang akademik dan soft skills, tetapi juga dikenal peduli serta kooperatif dalam mengikuti setiap pembelajaran. Bakatnya dalam menari dan merias wajah menjadi nilai tambah yang mengantarkannya meraih gelar bergengsi ini.

Bambar. Postingan IG Menunjukkan Bakat Menari “Talent Show” Pemilihan Kacong Jebing Bondowoso

Komitmen Menjaga “Bumi Ki Ronggo”

Selama mengikuti rangkaian kegiatan Kacong Jebing, Anindya mengaku mendapatkan pengalaman yang sangat bermanfaat, terutama dalam memahami pentingnya menjaga alam dan melestarikannya.

“Banyak sekali pelajaran berharga yang saya dapatkan, terutama tentang tanggung jawab kita terhadap lingkungan,” ungkap Anindya.

Ke depan, Anindya telah memiliki rencana konkret. Sebagai Duta Lingkungan yang baru, ia bertekad untuk berpartisipasi aktif dengan melakukan aksi-aksi nyata dalam menjaga Bumi Ki Ronggo (julukan khas Bondowoso) agar tetap asri dan lestari.

Prestasi Anindya Dwi Risqika ini menjadi inspirasi bagi seluruh siswa-siswi SMKN 2 Bondowoso, membuktikan bahwa pendidikan kejuruan tidak hanya mencetak tenaga siap kerja, tetapi juga agen perubahan yang peduli terhadap lingkungan dan masyarakat sekitar.

SMKN 2 Bondowoso Tunjukkan Prestasi, Raih Peringkat Membanggakan di 5 Besar Ijen Geopark Corner

BONDOWOSO – SMK Negeri 2 Bondowoso kembali menunjukkan potensinya dalam kancah pelestarian budaya dan promosi pariwisata lokal. Sekolah kejuruan yang berbasis pariwisata dan seni ekonomi kreatif ini sukses besar dengan meraih posisi terhormat, masuk dalam jajaran lima besar terbaik pada ajang Lomba Ijen Geopark Corner tingkat Kabupaten Bondowoso.

Prestasi ini menjadi bukti nyata komitmen sekolah untuk terus all out mendukung kemajuan Pemerintah Daerah Kabupaten Bondowoso dalam memajukan sektor pariwisata, khususnya branding Ijen Geopark.

Lomba yang dihelat oleh Dinas Pariwisata, Kebudayaan, Pemuda dan Olahraga (Disparbudpora) Kabupaten Bondowoso ini memiliki gawe besar. Agenda ini diselenggarakan dalam rangka memperkuat sinergi antara sektor pendidikan dan kebudayaan dalam pengembangan Geopark Ijen, sekaligus menjadi bagian krusial dari upaya mempersiapkan revalidasi Ijen UNESCO Global Geopark (UGGp) Tahun 2026 mendatang.

Gambar. Visitasi Tim Ijen Geopark ke SMK Negeri 2 Bondowoso

Mengusung tema inspiratif, “Geoparkku, Kebanggaanku, Tanggung Jawabku”, penilaian lomba ini berlangsung cukup panjang, dimulai sejak 10 November dan berakhir pada 7 Desember 2025.

Gambar. Duta Ijen Geopark Mempresentasikan Isi Geopark Corner

Peran Sentral SMKN 2 dalam Ajang Geopark Corner

SMKN 2 Bondowoso tidak main-main dalam mempersiapkan diri. Mereka menyulap salah satu koridor sekolah menjadi sebuah “Pojok Geopark” atau Geopark Corner yang kaya akan informasi dan edukasi. Pojok ini didesain apik, berisi ragam karya edukasi tentang geopark, mulai dari peta, poster, foto, miniatur, kerajinan tangan khas lokal, hingga produk-produk unggulan Ijen Geopark, lengkap dengan stand literasi yang interaktif.

Gambar. Tari Singo Ulung, Tari Molong Kopi (Culture site), Biosite dan Geosite menjadi Isi Geopark Corner

Delegasi sekolah diwakili oleh dua Duta Ijen Geopark pilihan, yakni Candra Erza dan Siti Annisa Robbania, keduanya merupakan siswa-siswi berprestasi dari kelas XI Perhotelan yang siap mempromosikan kekayaan alam Bumi Ki Ronggo.

Gambar. Candra Erza (kiri) dan Siti Annisa Robbania (kanan) sebagai Duta Ijen Geopark SMKN 2 Bondowoso

Apresiasi Kepala Sekolah

Menanggapi hasil membanggakan ini, Kepala SMKN 2 Bondowoso, Sofyan Sauri, menyampaikan rasa syukur dan apresiasi setinggi-tingginya.

“Alhamdulillah, hasil ini luar biasa. Saya sampaikan terima kasih banyak atas kerja sama, totalitas, dan loyalitas seluruh Bapak/Ibu Guru dan Tenaga Kependidikan, serta para siswa SMKN 2 Bondowoso,” ujarnya. “Prestasi ini milik bersama, yang mengantarkan Ijen Geopark Corner kita menjadi 5 terbaik di Kabupaten Bondowoso. Ini bukti nyata bahwa sekolah kejuruan siap berkontribusi nyata bagi daerah kita tercinta.”

Keberhasilan ini semakin memacu semangat keluarga besar SMKN 2 Bondowoso untuk terus berinovasi dan menjadi garda terdepan dalam menjaga serta mempromosikan warisan alam dan budaya Ijen Geopark.

Peringatan Hari Guru di SMK Negeri 2 Bondowoso: Dari Aksi Baca Puisi Hingga Bazar Kokurikuler Semester Ganjil

Bondowoso, 25 November 2024 — SMK Negeri 2 Bondowoso memperingati Hari Guru Nasional (HGN) dengan penuh semangat dan antusiasme melalui rangkaian kegiatan bertema “Guru Hebat, Indonesia Kuat”. Tema ini menegaskan peran strategis guru sebagai agen transformasi dalam membentuk generasi cerdas, berkarakter, dan berdaya saing menuju Indonesia Emas 2045. Momentum ini menjadi bentuk apresiasi kepada para pendidik yang telah mengabdikan diri dalam mencetak generasi kompeten dan berkarakter.

Peringatan HGN di SMK Negeri 2 Bondowoso diawali dengan upacara bendera di halaman sekolah yang diikuti seluruh guru, karyawan, dan siswa. Dalam amanatnya, Waka kurikulum SMK Negeri 2 Bondowoso, Mismiati, S.Pd menyampaikan bahwa guru merupakan agen perubahan yang tak pernah berhenti berinovasi. “Bapak Ibu guru telah menunjukkan dedikasi tinggi dalam mengembangkan pembelajaran kreatif dan relevan dengan kebutuhan dunia kerja. Semangat inovasi inilah yang harus terus kita jaga. Guru selain mengajar juga mendidik untuk membentuk karakter yang baik. Karakter yang baik akan memudahkan diterima di dunia kerja/industri” tuturnya.

Aksi Baca Puisi Siswa untuk Guru

Usai upacara, dilanjutkan pembacaan puisi. Beberapa siswa mengungkapkan rasa terimakasihnya kepada guru – guru dengan membacakan puisi yang berjudul “Terimakasih untuk Guruku”. Puisi dibacakan oleh Dela dan Bayu kelas XI Perhotelan.

Bazar Hasil Belajar Siswa: Wujud Nyata Pembelajaran Berbasis Produk dan Jasa

Kegiatan dilanjutkan dengan Bazar Hasil kegiatan kokurikuler semester ganjil, yang menampilkan berbagai produk dan layanan sesuai konsentrasi keahlian masing-masing program. Bazar ini menjadi ajang unjuk kerja sekaligus hasil konkret penerapan pembelajaran berbasis proyek di SMK Negeri 2 Bondowoso.

Di antara produk dan layanan yang ditampilkan adalah:

Perhotelan: Towel art, produk pewangi dan pelicin pakaian, hand sanitizer dan hand wash

Kuliner: Pastri, olahan makanan dari bahan lokal

Tata Kecantikan Kulit dan Rambut: Hiasan kepala, nail art, lulur kopi dan minuman herbal (jamu)

Desain dan Produksi Busana: outer songket, blazer, busana kerja, produk kreatif seperti tas, clemek,dan lena rumah tangga.

Siswa tampak antusias melayani pengunjung bazar yang terdiri dari guru dan siswa. Kegiatan ini tidak hanya menampilkan hasil keterampilan, tetapi juga melatih jiwa kewirausahaan, komunikasi, dan profesionalitas peserta didik.

Apresiasi dan Harapan

Melalui rangkaian kegiatan hari ini, Kepala SMK Negeri 2 Bondowoso, Sofyan Sauri, S.Pd,M.Pd menegaskan komitmennya untuk terus mendorong inovasi di lingkungan sekolah. “Perayaan Hari Guru sekaligus penyelenggaraan bazar pembelajaran menjadi pengingat bahwa kerja sama antara guru dan siswa adalah kunci terciptanya pendidikan vokasi yang unggul”, tuturnya.

Dengan semangat “Inovasi Tiada Henti”, SMK Negeri 2 Bondowoso berharap seluruh warga sekolah dapat terus berkarya, belajar, dan memberikan kontribusi terbaik bagi masa depan pendidikan.

SMKN 2 Bondowoso Siap Menjadi Rujukan Sekolah Aman Pangan

Bondowoso, Smakendanews. SMKN 2 Bondowoso mendapatkan Paket Edukasi Keamanan Pangan dari BPOM Jember. Paket ini berisi media sosialisasi berbentuk poster, kaos dan permainan edukasi ular tangga keamanan pangan.

BPOM Jember menuju SMKN 2 Bondowoso pada Kamis, 13 November 2025 dengan tujuan monitrong dan evaluasi terhadap rencana aksi yang telah dilakukan oleh Kader Keamanan Pangan Sekolah. Adapun kegiatan monev meliputi : 1) Pemantauan kantin sekolah dan kesesuaiannya dengan self assessment yang telah diisi oleh kader, 2) Melihat kelengkapan dan kesesuaian dokumen keamanan pangan sekolah yang telah disusun, 3) Pemantauan progress pelaksanaan rencana aksi kader beserta dokumentasi kegiatan, 4) Laboratorium keliling (pengujian produk pangan jajanan anak sekolah menggunakan uji cepat), 5) Penyerahan paket edukasi kemanan pangan.

Proses pemantauan dilakukan pada seluruh Penyedia Jajanan Anak Sekolah (PJAS) meliputi: kantin, Bisnis Center dan outlet Jasmine. Petugas memantau proses menyediakan jajanan, keamanan makanan dari cemaran fisika dan biologi. Satu per satu jenis makanan di beli dan dijadikan sampel uji cepat. Uji dilakukan selama 40 menit dengan hasil negatif dari bahan berbahaya.

Hasil uji ini melegakan seluruh warga sekolah atas jajanan yang dikonsumsi setiap harinya. Jajanan dinyatakan bebas formalin, borak, rhodamin b dan metanyl yellow. Salah satu kader keamanan pangan, Iin Ernawati menyampaikan kepada petugas: “Memang sekolah sudah lebih dari 5 tahun terakhir sudah memperhatikan jajanan siswa. Jajanan yang kiranya berbahaya tidak boleh di jual di sekolah. Penjual jajanan di luar gerbang sekolah juga kami hindari”. Ujarnya.

Dari hasil pemantauan dan pengujian Kepala SMKN 2 Bondowos, Sofyan Sauri, S.Pd.,M.Pd menyampaikan pesan optimisnya, “Kami siap menjadi sekolah rujukan dan menciptakan Kader Keamanan Pangan yang mantab! Karena keamanan pangan itu tugas bersama. Biar murid-murid tahu, jajanan yang enak itu harus aman dulu. Jajanan sekolah aman, generasi emas…jadi sehat”. Ujarnya.

Selain menjalankan program dari bimtek, sekolah juga membuat inovasi yaitu pembentukan Si-PEKA Smakanda. Si-PEKA adalah akronim dari Siswa Penggerak Keamanan Pangan SMKN 2 Bondowoso. Si-PEKA adalah sekelompok siswa yang bergerak karena peduli akan keamanan pangan di sekolah. Si-PEKA merupakan inisiatif dari Iin Ernawati, M.Pd, salah satu Kader Keamanan Pangan Sekolah. Si-PEKA telah dilatih tentang keamanan pangan. Program yang sudah dijalankan Si-PEKA terkait keamanan pangan adalah: 1) Sosialisasi sesama teman, 2) Suarakan lewat media sosial, 3) Pemantauan jajanan sekolah dan 4) Menjadi contoh pelajar lain untuk memilih jajanan yang aman.

Kepala SMKN 2 Bondowoso sangat mengapresiasi atas kinerja Si-PEKA Smakenda yang membantu mewujudkan keamanan pangan di sekolah. “Kami menyambut dengan antusias dan memberikan dukungan penuh atas inisiatif hebat terbentuknya Si-PEKA Smakenda (Siswa Penggerak Keamanan Pangan SMKN 2 Bondowoso) Teruslah Bergerak dan Berikan Inspirasi! Masa depan pangan sekolah yang aman ada di tangan kalian!”. Ujarnya dengan bangga.

SMKN 2 BONDOWOSO MENINGKATKAN RELEVANSI PEMBELAJARAN DENGAN MENGHADIRKAN PRAKTISI ”EMA GRIYA BUSANA”

Bondowoso, Smakendanews. Perkembangan mode fashion di Indonesia terus berkembang seiring zaman yang semakin modern. Kemampuan literasi di bidang fashion perlu digiatkan. Daya kolaborasi dengan Industri, dunia kerja, praktisi dan pelaku usaha perlu dikuatkan. Sebagai SMK unggul, pencetak tenaga terampil di bidang Desain dan Produksi Busana (DPB) kami tidak lah statis. Seiring dinamika dunia fashion yang dnamis, kami terus up date pengetahuan dan keterampilan secara berkelanjutan. Pada tanggal 13-14 November 2025 hadir di hadapan siswa dan guru seorang praktisi di bidang fashion. Kali ini kami menggandeng Owner Ema Griya Busana, Ibu Khusnul Khotimah, untuk merelevansikan pembelajaran di sekolah. Ema Griya Busana adalah Butik yang terkenal di Bondowoso dan beberapa kota di Indonesia. Industri ini memiliki pangsa pasar pecinta batik dan songket. Model busana yang dipasarkan adalah busana wanita seperti blus, outer dan busana kerja.

Kegiatan ini adalah realisasi pelaksanaan program bantuan pemerintah untuk SMK Pusat Keunggulan Pembelajaran Mendalam: PENINGKATAN RELEVANSI PEMBELAJARAN DENGAN MENGHADIRKAN PRAKTISI DUNIA KERJA UNTUK MENGAJAR DI SMK.

Kepala SMKN 2 Bondowoso, Sofyan Sauri, S.Pd., M.Pd meyampaikan dalam sambutannya bahwa sekolah dan industri perlu berkolaborasi dalam pembelajaran di SMK “Penyesuaian cara produksi busana di sekolah kita perlu disesuaikan dengan di industri. Industri punya cara-cara smart untuk mengefektifkan waktu produksi. Jika kita megikuti cara-cara lama, kita akan tertinggal. Melihat perkembangan terus berjalan, kita harus selaraskan pembelajaran sesuai industri. Dengan demikian lulusan kita dapat di terima industri dengan mudah. Karena pembelajaran kita di sekolah sudah relevan”. Tuturnya.

Waka kurikulum SMKN 2 Bondowoso, Ibu Mismiati, S.Pd yang juga turut mendampingi kegiatan ini meyampaikan. “Kegiatan ini memberi wawasan baru pada guru tentang teknik cepat membuat pola hingga menjahit. Keterampilan ini akan direlevansikan dengan pembelajaran praktik di sekolah”. Ujarnya.

Sejumlah 20 peserta, siswa dan guru, mengikuti kegiatan dengan antusian. Mereka mensimulasikan produksi blus bersama Ema Griya Busana. Setiap guru dan siswa menghasilkan 1 produk yang standar produksi seperti di industri. Rencana tindak lanjut kegiatan ini akan dijadwalkan Teaching Factory yang menerapkan standar industri.

Pelaksanaan TKA Menakar Potensi, Menyongsong Prestasi: Pelaksanaan Tes Kemampuan Akademik di SMK Negeri 2 Bondowoso

Bondowoso, SMK Negeri 2 Bondowoso melaksanakan Tes Kemampuan Akademik (TKA) hari pertama, Senin 3 November 2025. Tes Kemampuan Akademik yang diikuti siswa kelas XII sebagai kegiatan pengukuran potensi 3 mata pelajaran wajib (Bahasa Indonesia, Matematika dan Bahasa Inggris) dan 2 mata pelajaran pilihan (untuk SMK adalah Projek Kreatif dan Kewirausahaan (PKK) dan 1 pilihan siswa). TKA sebagai “modal” menyongsong prestasi, menggapai pendidikan lanjutan dengan jalur prestasi,

Hari pertama pelaksanaan TKA berjalan lancar, diikuti seluruh peserta yang berjumlah 53 siswa. Kepala SMK Negeri 2 Bondowoso, Sofyan Sauri, S.Pd, M.Pd memberikan pengarahan kepada peserta TKA untuk mengikuti secara TKA senang dan gembira. “Peserta TKA adalah anak – anak hebat yang siap diukur kemampuannya. Ikuti dengan senang dan bahagia, penuh syukur dan do’a harapan untuk mendapatkan yang terbaik” tuturnya sebelum peserta memasuki ruangan.

Nancy salah satu peserta yang mengikuti TKA memberikan kesan tersendiri setelah mengerjakan soal “Soal – soalnya berkualitas banget, kita perupaya mengerjakan sebaik mungkin, semoga hasilnya juga maksimal” ungkap Nancy.

TKA adalah cara baru pengukuran kemampuan akademik siswa, yang diawasi pengawas dari sekolah lain, secara serentak terpantau kamera dan dipantau juga oleh penyelia dari unsur pengawas sekolah. Hasil TKA akan menghasilkan nilai dengan integritas tinggi dan reliabel. SMK Negeri 2 Bondowoso sangat mendukung kegiatan TKA untuk mendorong siswa menyongsong prestasi meraih kesuksesan.

Galeri Sepekan Penguatan Kompetensi Guru: Dari Refleksi hingga Sarasehan Pembelajaran Mendalam

Pekan ke empat bulan Oktober 2025 menjadi investasi ilmu bagi seluruh guru SMK Negeri 2 Bondowoso. Bagaimana tidak? sepekan penuh seiring dengan kegiatan pembelajaran guru juga mendapatkan kesempatan untuk belajar. Berikut galeri sepekan kegiatan pengembangan kompetensi guru di SMK Negeri 2 Bondowoso:

Refleksi Program Kompetensi Guru

Refleksi pengembangan kompetensi guru bersama Kepala Sekolah Sofyan Sauri, S.Pd., M.Pd dan Pengawas Pembina Ibu Sielfiana, ST., M.Pd pada hari Selasa, 21 Oktober 2025.

Budaya refleksi menjadi salah satu dasar kebijakan kepala sekolah untuk menyusun program kerja yang mendukung visi sekolah. Kepala sekolah telah memberikan ruang dan waktu kepada guru untuk melakukan refleksi bersama. Refleksi kali ini berfokus pada program pengembangan kompetensi guru yang sudah dilakukan. Dengan mendengarkan dan memfasilitasi refleksi, mengetahui kekurangan dan potensi, guru merasa di dengar dan memiliki effort dalam mengembangkan kompetensi selanjutnya.

Sarasehan Pembelajaran Mendalam

Implementasi pembelajaran mendalam selalu menarik untuk dikaji. Praktik baik dan kendala perlu untuk dikupas tuntas hingga guru kaya akan pengalaman dalam penerapannya. Pada Hari Selasa, 21 Oktober 2025 dilaksanakan sarasehan pembelajaran mendalam dengan Narasumber Bapak Kepala Cabang Dinas Pendidikan Wlayah Bondowoso, Drs. Slamet Riyadi, M.Pd dan Ibu Sielfiana, ST., M.Pd selaku pengawas pembina SMKN 2 Bondowoso.