6 Karya Modest Wastra Siswa PKL SMKN 2 Bondowoso Tampil di Ajang Shashing & Crowning Jawa Timur 2026

Bondowoso, 22 Februari 2026 – Komitmen terhadap pengembangan talenta muda di bidang fashion kembali ditunjukkan oleh desainer Ronie Parero melalui gelaran Fashion Show Modest Wastra Siswa PKL SMKN 2 Bondowoso yang berlangsung di Lippo Plaza Jember, Sabtu (21/2/2026).

Fashion show ini menjadi bagian dari rangkaian kegiatan Shashing and Crowning 8th Mister Muslim dan Miss Muslimah Jawa Timur 2026 dan sukses menarik perhatian para pengunjung pusat perbelanjaan. Sebanyak enam look modest wastra karya siswa PKL yang menjalani praktik kerja lapangan di Ronie Parero ditampilkan di atas panggung profesional.

Kegiatan ini merupakan bentuk implementasi program Corporate Social Responsibility (CSR) dari PT Ronie Parero Brand. Melalui program pendampingan tersebut, para siswa tidak hanya dibimbing dalam proses desain, tetapi juga difasilitasi hingga tahap produksi dan presentasi karya dalam pagelaran fashion show.

Sebanyak lima desainer dan satu agency turut ambil bagian dalam fashion show ini. Kehadiran mereka semakin memperkuat atmosfer kolaboratif antara pelaku industri dan generasi muda kreatif. Acara ini juga disaksikan langsung oleh seluruh pengunjung Lippo Plaza Jember yang antusias menyaksikan setiap penampilan di atas runway.

Sebagai penanggung jawab kegiatan, Ronie Parero bersama penanggung jawab acara Ibnu Irham Syah menyampaikan bahwa program ini bertujuan mencetak calon desainer muda yang siap bersaing di industri fashion, khususnya di segmen modest fashion yang terus berkembang.

Melalui kegiatan ini, siswa SMKN 2 Bondowoso mendapatkan pengalaman berharga tampil di panggung bergengsi tingkat Jawa Timur. Kolaborasi antara dunia pendidikan dan industri kreatif ini diharapkan mampu melahirkan desainer muda berbakat dengan karya autentik dan berdaya saing.

Partisipasi SMKN 2 Bondowoso dalam Ajang Bergengsi Expo & Expose SMK Hebat Se-Jatim

SMK Negeri 2 Bondowoo turut menjadi peserta Expo & Expose SMK Hebat Jawa Timur. Pameran terbesar SMK di gelar di Grand city Surabaya pada pada Jumat (3/12/2026). Pameran ini menampilkan karya serta inovasi dari 269 SMK negeri dan swasta se-Jatim. Di antara deretan stan yang memikat, SMK Negeri 2 Bondowoso (Smakenda) tampil membawa produk unggulan.  Smakenda membawa misi khusus sebagai SMK Pariwisata yang mampu bersaing di bidang kuliner.

Salah satu daya tarik utama yang menjadi pusat perhatian di stan SMKN 2 Bondowoso adalah kreasi dari Jurusan Kuliner. Tahun ini, sukses mencuri perhatian pengunjung dengan menghadirkan Aneka Cookies Premium. Hermin Sri Handayani yang turut menyiapkan display pameran. Ketua konsentrasi keahlian kuliner ini menyampaikan produk yang di pamerkan akan laris dan diminati pengunjung.

“Produk ini bukan sekadar camilan biasa, melainkan chookies dengan citarasa legendaris hasil pengembangan produk Teaching Factory (Tefa),” ungkapnya bangga.

Kepala SMK Negeri 2 Bondowoso, Sofyan Sauri hadir pada acara pembukaan Expo & Expose SMK Hebat Jawa Timur 2026. Sofyan Sauri menyatakan bahwa partisipasi dalam expo ini adalah pembuktian nyata atas SMK Negeri 2 Bondowoso sebagai SMK BLUD yang unggul di Jawa Timur.


“Kehadiran kami di Expo SMK Hebat 2026 adalah momentum emas untuk menunjukkan bahwa  produk Tefa kami di kenal dan di akui di Jatim. Bahkan sudah menjadi bingkisan berbagai kegiatan besar, lingkup SMK di provinsi. Khusus untuk Jurusan Kuliner, cookies yang dipamerkan adalah bukti nyata bahwa kurikulum kami sudah selaras dengan standar industri global. Kami tidak hanya mencetak lulusan yang siap kerja, tapi juga wirausahawan muda yang berani berinovasi,” tegas kepala sekolah muda ini penuh bangga.

Kehadiran SMKN 2 Bondowoso dalam ekosistem “SMK Hebat” ini menegaskan posisinya sebagai sekolah pencetak SDM unggul. Expo ini menjadi bukti bahwa SMK di Jawa Timur bukan lagi pilihan kedua, melainkan penggerak utama ekonomi kreatif melalui skema Teaching Factory (TEFA) yang berjalan optimal.

Kokurikuler Entrepreneur Camp untuk Murid Mahir dalam Kreativitas, Komunikasi dan Kemandirian

Suasana penuh semangat dirasakan murid kelas X saat kegiatan kokurikuler dilaksanakan. Hari ini, Jum’at, 6 Februari 2026 kokurikuler pertemuan hari pertama dilaksanakan selama 10JP bertempat di Aula SMKN 2 Bondowoso . Entrepreneur Camp merupakan salah satu tema kokurikuler kelas X di semester genap. Bentuk kokurikuler adalah kolaboratif lintas disiplin ilmu (Bahasa Indonesia, Bahasa Inggris, Matematika, Informatika, Projek IPAS dan Projek Kreatif dan Kewirausahaan). Tema ini dipilih berdasarkan analisis kebutuhan murid untuk memperkuat karakter kreativitas, komunikasi dan kemandirian. Sesuai visi SMKN 2 Bondowoso mandiri dan tangguh. Selaras juga dengan program unggulan sekolah penguatan kompetensi entrepreneur.

Kepala SMKN 2 Bondowoso, Sofyan Sauri, S.Pd., M.Pd meyampaikan dalam sambutannya bahwa kokurikuler ini dirancang secara menyenangkan. Membentuk jiwa wirausaha pada murid. Melatih keterampilan wirausaha murid.

Pesannya, keterampilan ini bermanfaat untuk murid mampu bersaing di masa depan. Harapannya murid mampu mencapai 8 Dimensi Profil Lulusan (DPL) secara bertahap. Ia juga menyampaikan pesan tentang penggunaan media sosial dan game online secara hati – hati.

“Anak – anak harap hati – hati dalam ber media sosial. Jangan share informasi kriminal atau hoax. Game yang mengajak bergabung dengan komunitas negatif, harap dihindari. Manfaatkan media sosial secara bijak. Salah satunya dengan memanfaatkan media sosial untuk menjalankan usaha,” ujarnya.

Pertemuan kali ini tim guru kokurikuler mengenalkan tentang wirausaha hingga perencanaan bisnis melalui Bisnis Model Canvas (BMC). Selanjutnya murid dibentuk kelompok – kelompok wirausaha untuk penugasan berkunjung ke UMKM atau pelaku usaha. Kegiatan yang dirancang 45JP dan akan berlanjut hingga 4 minggu ke depan, setiap hari Jum’at.

Pertemuan selanjutnya adalah pembuatan prototype, desain jasa/produk, proses produksi, promosi dan pemasaran. Rencana di akhir projek setiap kelompok akan diminta presentasi hasil projeknya dengan teknik komunikasi yang efektif dan menarik.

Pihak Kepolisian Laksanakan Sosialisasi Patuh Berlalu Lintas kepada siswa SMK Negeri 2 Bondowoso

Bondowoso – Dalam upaya meningkatkan kesadaran dan disiplin berlalu lintas di kalangan pelajar, pihak Kepolisian melaksanakan kunjungan ke SMK Negeri 2 Bondowoso dengan menggelar sosialisasi Patuh Berlalu Lintas kepada para siswa, Selasa (3/2/2026).

Kunjungan ini bertujuan untuk memberikan edukasi sejak dini kepada siswa mengenai pentingnya menaati peraturan lalu lintas demi keselamatan bersama. Dalam kegiatan tersebut, petugas kepolisian menyampaikan materi seputar rambu-rambu lalu lintas, etika berkendara yang baik, penggunaan perlengkapan keselamatan seperti helm berstandar SNI, serta kelengkapan administrasi kendaraan bermotor.

Perwakilan kepolisian menjelaskan bahwa pelajar merupakan salah satu kelompok yang cukup rentan terhadap pelanggaran dan kecelakaan lalu lintas. Oleh karena itu, melalui kegiatan sosialisasi ini diharapkan para siswa dapat memahami risiko yang ditimbulkan akibat ketidakpatuhan terhadap aturan lalu lintas dan mampu menerapkannya dalam kehidupan sehari-hari.

Pihak SMK Negeri 2 Bondowoso menyambut baik kunjungan tersebut dan mengapresiasi perhatian kepolisian terhadap keselamatan pelajar. “Kami sangat mengapresiasi program ini, karena imbasnya siswa kami menjadi sadar akan pentingnya tertib berlalulintas.”ujar Bapak Sofyan Sauri S.Pd, M.Pd selaku kepala Sekolah di SMKN 2 Bondowoso. Sekolah berharap kegiatan sosialisasi seperti ini dapat terus dilakukan secara berkesinambungan untuk membentuk karakter siswa yang disiplin, tertib, dan bertanggung jawab sebagai pengguna jalan.

Melalui kunjungan dan sosialisasi ini, kepolisian berharap terjalin sinergi yang positif antara aparat penegak hukum dan dunia pendidikan dalam mewujudkan budaya patuh berlalu lintas di kalangan generasi muda.