Partisipasi SMKN 2 Bondowoso dalam Ajang Bergengsi Expo & Expose SMK Hebat Se-Jatim

SMK Negeri 2 Bondowoo turut menjadi peserta Expo & Expose SMK Hebat Jawa Timur. Pameran terbesar SMK di gelar di Grand city Surabaya pada pada Jumat (3/12/2026). Pameran ini menampilkan karya serta inovasi dari 269 SMK negeri dan swasta se-Jatim. Di antara deretan stan yang memikat, SMK Negeri 2 Bondowoso (Smakenda) tampil membawa produk unggulan.  Smakenda membawa misi khusus sebagai SMK Pariwisata yang mampu bersaing di bidang kuliner.

Salah satu daya tarik utama yang menjadi pusat perhatian di stan SMKN 2 Bondowoso adalah kreasi dari Jurusan Kuliner. Tahun ini, sukses mencuri perhatian pengunjung dengan menghadirkan Aneka Cookies Premium. Hermin Sri Handayani yang turut menyiapkan display pameran. Ketua konsentrasi keahlian kuliner ini menyampaikan produk yang di pamerkan akan laris dan diminati pengunjung.

“Produk ini bukan sekadar camilan biasa, melainkan chookies dengan citarasa legendaris hasil pengembangan produk Teaching Factory (Tefa),” ungkapnya bangga.

Kepala SMK Negeri 2 Bondowoso, Sofyan Sauri hadir pada acara pembukaan Expo & Expose SMK Hebat Jawa Timur 2026. Sofyan Sauri menyatakan bahwa partisipasi dalam expo ini adalah pembuktian nyata atas SMK Negeri 2 Bondowoso sebagai SMK BLUD yang unggul di Jawa Timur.


“Kehadiran kami di Expo SMK Hebat 2026 adalah momentum emas untuk menunjukkan bahwa  produk Tefa kami di kenal dan di akui di Jatim. Bahkan sudah menjadi bingkisan berbagai kegiatan besar, lingkup SMK di provinsi. Khusus untuk Jurusan Kuliner, cookies yang dipamerkan adalah bukti nyata bahwa kurikulum kami sudah selaras dengan standar industri global. Kami tidak hanya mencetak lulusan yang siap kerja, tapi juga wirausahawan muda yang berani berinovasi,” tegas kepala sekolah muda ini penuh bangga.

Kehadiran SMKN 2 Bondowoso dalam ekosistem “SMK Hebat” ini menegaskan posisinya sebagai sekolah pencetak SDM unggul. Expo ini menjadi bukti bahwa SMK di Jawa Timur bukan lagi pilihan kedua, melainkan penggerak utama ekonomi kreatif melalui skema Teaching Factory (TEFA) yang berjalan optimal.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *